MELEMPAR JUMRAH

BATU UNTUK MELEMPAR JUMRAH

Batu untuk melontar diambil dari Muzdalifah ketika mabit pada tgl 10 Dzuhijjah, atau bisa juga sebagian diambil dari Muzdalifah dan selebihnya diambil dari sekitar Mina, adapun besar ukuran batunya adalah sebesar biji asam dan tidak runcing, karena para ulama fiqih memberikan gambaran tentang ukuran batunya adalah lebih besar dari kacang humus (kacang Arab) tapi lebih kecil dari kacang bunduk (kenari).

Adapun jumlahnya adalah 49 butir bagi nafar awal (melontar jumrohnya sampai tgl 12), 70 butir bagi nafar tsani (menyelesaikan lontar jumroh sampai tgl 13).
Tujuh butir untuk melempar jumroh Aqobah pada hari Nahr/Hari Raya ‘Iedul Adha yaitu tgl 10 Dzulhijjah, kemudian selebihnya untuk hari-hari tasyriq (tgl. 11, 12, 13 Dzulhijjah) 21 butir untuk setiap harinya: tujuh butir untuk melontar jumrah Ula, tujuh butir untuk melontar jumroh Wustho, tujuh butir untuk melontar jumroh Aqobah.

JADWAL MELEMPAR JUMRAH

   NAVAR AWAL
Tanggal
Waktu Utama
Tempat Melontar
Jumlah Batu
Ula
Wustho
Aqobah
10 Dzulhijjah
Setelah Matahari Terbit
-
-
7
7
11 Dzulhijjah
Setelah dhuhur
7
7
7
21
12 Dzulhijjah
7
7
7
21
JUMLAH TOTAL
49 butir
   NAVAR TZANI
10 Dzulhijjah
Setelah Matahari Terbit
-
-
7
7
11 Dzulhijjah
Setelah dhuhur
7
7
7
21
12 Dzulhijjah
7
7
7
21
13 Dzulhijjah
7
7
7
21
JUMLAH TOTAL
70 butir

0 komentar:

Posting Komentar

 
UMROH HEMAT 2016 U$D.2.000 BERANGKAT MARET 2016